Hasil Pilkada DKI sudah jelas. Ahok unggul dengan sekitar 43%. Artinya masih akan ada putaran 2.
Saya prediksi dan memang berharap, warga nahdliyin (orang-orang NU), akan dukung Ahok-Djarot dan memenangkan pasangan itu. Ada beberapa alasan:
Pertama, Nahdliyin kemungkinan kecil akan dukung Anies-Sandi terutama karena dibelakangnya ada PKS. Belum lagi kelompok/tokoh2 Islam lain seperti dari FPI, FUI, bahkan mungkin HTI dan MMI dan lainnya.
Kedua, isu pilih pemimpin Muslim nggak terlalu ngefek untuk nahdliyin. “Jangan pilih pemimpin kafir ntar masuk neraka lhoo” nggak mempan untuk menakut-nakuti nahdliyin. Seperti ditulis di FB teman saya mas Syafiq Hasyim, orang-orang NU lebih rileks soal politik. Sentimen-sentimen keagamaan yang dipolitisir nggak ngaruh untuk mereka. Kalo untuk beberapa elit NU mungkin mempan, tapi itu karena kepentingan politik individu/pribadi mereka.
(baca: Manusiawi Versi Ahok Bukan Membiarkan Rakyat Miskin Kebanjiran)
Ketiga, partai-partai ‘nahdliyin’ terutama PKB dan PPP yang sebelumnya dukung Agus-Sylvi punya kans kuat pindah ke Ahok-Djarot. Ini cuma mengulang koalisi Pilpres 2014 dan kelanjutannya di kabinet seperti sekarang. Jadi chemistry-nya mudah dibentuk. PKB dan PPP juga harus konsern bahwa klo Anies-Sandi menang Pilkada DKI, nanti PKS bisa merajalela dan berpotensi menggerus suara mereka di Pemilu 2019. Kabar baiknya, di berita-berita sudah dibilang PDIP akan lobi PKB dan PPP, bahkan juga PAN dan mungkin malah sekalian Demokrat untuk dukung Ahok-Djarot.
Keempat, basis pemilih NU meski di Jakarta adalah juga kebanyakan wong cilik seperti tukang warteg, tukang sate, pecel lele, tukang gorengan, tukang sayur dan lainnya. Kelas menengahnya sedikit. Wong cilik selain mudah berasosiasi dengan konsern PDIP, juga secara langsung merasakan perubahan kehidupan sehari-hari Jakarta ke arah lebih baik. Ini hasil wawancara kecil-kecilanan saya. Isu-isu seperti reklamasi buat mereka terlalu rumit.
(baca: Ketua Umum PBNU: Warga NU Silakan Pilih Nomor Berapa Saja, Asal Bertanggung Jawab )
Itu sih saya kira, salah satu peluang Ahok-Djarot untuk menang di putaran 2. Tentu masih ada peluang-peluang lainnya yang bisa memenangkan Ahok-Djarot seperti merapat ke Muhammadiyah yang juga Islam moderat kayak NU, negosiasi dengan esbeye, mendelegitimasi Anies dan Sandi dalam kasus2 terdahulu dan lain-lainya.
Muhammad Aditama
(gerpol)
The post Suara NU Ke Ahok di Putaran Kedua appeared first on Gerilya Politik.
- Via http://www.gerilyapolitik.info/suara-nu-ke-ahok-di-putaran-kedua/ - On February 17, 2017 at 04:56PM Ini Adalah Kenang Kenangan Yang Mana Sangat Menarik Untuk Tetap Disimpan, mungkin gambar gambar ini nanti akan lenyap tak kala server GERIYAL POLITIK lenyap, dalam pilgub DKI ini ada sosok GERILYA POLITIK yang cukup mengemparkan, berita beritanya sangat tajam dan sangat menarik membasmi lawan lawan Ahok, - Untuk putaran pertama - berbagai postingan tajam sangat membasmi bagi kubu AHY, - dan apa hasilnya - AHY rontok pada putaran pertama -untuk putaran ke dua yang dimulai dari tanggal 16 Feb - Postingan Postingan Memojokan Group Anies sudah dimulai, dan mari kita lihat hasilnya bersama, tulisan tulisan ini mungkin akan ada disini sebagai saksi bisu -
TULISAN INI PADA DASARNYA TETAP DITUJUKAN UNTUK XL - AXIATA YANG MANA LEMOT LUAR BIASA !!! - Mohon Diperbaiki Jaringan Di Kota KOTA Seperti BLITAR - GIANYAR - DALUNG - Semua Nomor Yang Saya Gunakan merasakan sangat lambat dalam berinternet, dan tolong dikurangi atau matikan saja IBNREACH / IBNADS Mu, intrusive ads, dan sms sms maling pulsa yang sangat tenar di operator XL DAN AXIS..
DAN PADA AKHIRNYA SEKIAN!!

0 Response to "INTERNET LAMBAT XL |Suara NU Ke Ahok di Putaran Kedua | MENGAPA INTERNET LAMBAT ?"
Post a Comment