Laman

Anda Tertarik Untuk Berkomentar Atau Mempunyai Keluhan Serupa - Kirim Tulisan Anda Lewat Email - jaringansampahxl.perluditelusuri@blogger.com dan pastikan anda mengirimkan tulisan FIX, karena tulisan anda akan dipublish secara otomatis.. - Gunakan Fitur Ini Dengan Bijak - Dan Semoga Keluhan Kita Semua Didengarkan - Oleh Bos Bos XL - Yang Mungkin Tidak Menggunakan Kartu XL Dalam Berkoneksi

Mahathir Tidak Faham Konsep FDI, Maksud Kedaulatan XL PRIORITAS JELEK - RUGI MASUK XL PRIORITAS

Bekas Perdana Menteri, Tun Dr Mahathir Mohamad tidak memahami konsep Pelaburan Langsung Asing (FDI) dan maksud kedaulatan, kata Menteri Komunikasi dan Multimedia Datuk Seri Salleh Said Keruak.

“Posting blog terkini Mahathir menunjukkan beliau tidak konsisten dan kurang pemahaman mengenai makna FDI. Beliau juga tidak memahami kedaulatan,” tulis menteri itu di blognya.

Beliau merujuk catatan bekas presiden Umno itu semalam, yang mendakwa langkah Perdana Menteri Datuk Seri Najib Razak menarik FDI dengan menjual tanah Malaysia, adalah serupa dengan menjual Singapura kepada British semasa era penjajahan.

“Keputusan itu tidak memberi faedah kepada kita semua. Kebanyakan tanah yang paling berharga akan dimiliki dan diduduki oleh orang asing. Ia akan menjadi negara asing,” kata bekas perdana menteri itu dalam blognya.

Salleh yang menafikan dakwaan itu berkata ‘negara asing’ yang diperkatakan Mahathir bagi merujuk kepada kedaulatan adalah jauh tersasar.

“United Kingdom (UK), khususnya di London, mungkin satu contoh yang baik di mana banyak harta dimiliki oleh orang asing. Tetapi UK masih mempunyai kedaulatan ke atas semua harta itu. Hanya dalam kes-kes kedutaan asing ia berbeza.

“Jika orang asing dibenarkan membeli tanah di Malaysia yang meningkatkan nilai harta itu. Itu tidak memberi kedaulatan kepada orang asing ke atas tanah yang mereka beli. Mereka masih di bumi Malaysia,” kata Salleh.

Sebagaimana yang ditakrifkan dalam perjanjian antarabangsa, tanah bagi kedutaan asing bagi sesebuah negara dianggap wilayah berdaulat negara itu, katanya.

- Via http://postmetro.net/mahathir-tidak-faham-konsep-fdi-maksud-kedaulatan/ - On January 07, 2017 at 05:25PM

LAYANAN XL BURUK - Jaringan XL Lemot - Jaringan XL Lambat - Jaringan XL Sampah - begitulah ucapan masyarakat ketika jaringan XL mati mulai 1 Desember tapi tidak ada tanggapan, saya buatkan sebuah blog yang silahkan diturunkan sendiri, - ini merupakan tanggung jawab dari CEO Dian Siswarini yang tidak melakukan kontrol ke bawahannya -

  • Komplain Rangers tidak ada jawaban di FB Page
  • Rangers tidak ada balasan di Kaskus care - semua pada pindah kartu ( Jangan alasan penuh mail )
  • Komplain lewat aplikasi juga ngak dibalas, 
Bersadarkan pantauan XL memang merubah tarifnya lebih dulu ketimbang jaringannya yang dijanjikan berubah 2 bulan sebelumnya - xl malah merubah tarif 9 Desember tapi jaringan malah semakin letoy, apa bagusnya pindah ke PRIORITAS ?? prioritas cuman membebankan kami, tidak ada gunanya, itu artinya nasibku bergantung padamu, kalau pakai prabayar, ngak suka patahkan SCnya - toh sc cuman 6000 rupiah, ngak ada nilainya, bisa dibuat melanggar undang undang lagi.

jaringan xl sampah, jaringan xl lambat

Nah mana tanggung jawab dari CEO atau dari pihak XL yang tidak memberikan konfirmasi seolah olah tidak ada masalah sama sekali, karena nyata nyata masalah besar sejak 1 Desember 2016 ada dan tidak selesai sampai tulisan ini diposting, silahkan layangkan melalui media cetak permohonan maaf - JARINGAN XL SAMPAH - JARINGAN XL LEMOT - JARINGAN XL MAHAL - PAKET INTERNET XL SAMPAH - XL AXIATA SAMPAH - DIAN SISWARINI MUNDUR - TIDAK TAHU MALU - XL MALING PULSA  - XL MALING

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mahathir Tidak Faham Konsep FDI, Maksud Kedaulatan XL PRIORITAS JELEK - RUGI MASUK XL PRIORITAS"

Post a Comment

KAMI AKAN SELALU MENINGKATKAN KUALITAS KEDEPANNYA, PADAHAL MASALAHNYA SEKARANG !!! - YA KABUR TOH PELANGGANNYA.. CUSTOMER SERVICEMU TAK MAMPU !! LAYANAN BURUK



AKAR MASALAH !!

AKAR MASALAH !!