FUNESIA.NET-Loyalitas PAN sebagai partai pendukung pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla mulai diragukan. Partai-partai pendukung Jokowi mulai menunjukkan sikap tak 'sreg' dengan partai pimpinan Zulkifli Hasan itu.
"Ketika dia diminta kewajiban dia menolak. Karena itu, kalau memang tidak nyaman di dalam koalisi, karena ada banyak permintaan, hanya untuk mendapatkan hak saja tetapi tidak mau kewajiban lebih baik mengundurkan diri saja," kata Politikus NasDem Taufiqulhadi menanggapi sikap PAN.
Bukan tanpa sebab, setidaknya ada tiga manuver PAN yang bikin partai pendukung Jokowi geleng-geleng. Pertama soal pembahasan revisi UU Pemilu. Di mana PDIP, Golkar, NasDem, Hanura, PKB dan PPP sepakat dengan opsi presidential threshold 20 persen, tapi PAN ingin nol persen, seperti oposisi.
Kedua, terkait dengan sikap pemerintah yang mengeluarkan Perppu nomor 2 tahun 2017 tentang Ormas. Semua partai koalisi pendukung Jokowi solid. Tapi tidak dengan PAN. Zulkifli Hasan dan Amien Rais, petinggi PAN malah mengkritik habis Perppu itu.
Dua isu ini dianggap krusial. Harusnya partai pendukung solid.
Sekjen PPP Arsul Sani memaklumi jika perbedaan pandangan terjadi di dalam koalisi untuk hal-hal yang tidak mendasar. Misalnya, Pilgub DKI 2017 dan program sekolah lima hari yang ditawarkan Kemendikbud.
"Kalau yang tidak mendasar, boleh dong berbeda. Pertanyaannya kemudian, yang mendasar itu apa? Kalau bagi kami PPP, soal Perppu itu mendasar, soal Presidential Threshold, itu mendasar. Tetapi kalau soal kebijakan 5 hari sekolah itu, itu enggak mendasar. PPP pun keberatan dengan kebijakan 5 hari sekolah," kata Arsul di Mahkamah Konstitusi, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta,
Tapi, PPP tak setuju jika PAN disuruh keluar dari koalisi. Dia hanya meminta penegasan saja ingin tetap di dalam pemerintah atau berada di luar.
"Eggak usah disuruh out-lah, cukup menegaskan sikapnya, saya tetap mau ada di dalam atau tidak," jelas Asrul.
Golkar pun demikian. Wasekjen Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan, seharusnya secara etika politik, partai-partai yang tergabung dalam koalisi bisa satu sikap dalam mendukung langkah dan kebijakan politik pemerintah.
"Memang fatsunnya setiap parpol yang mendukung dan menjadi bagian dari pemerintah itu memiliki kesatuan langkah dan sikap dalam hal kebijakan-kebijakan politik itu tersebut," tegasnya.
PDIP lebih keras lagi menanggapi manuver PAN. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menilai, partai-partai pendukung pemerintah harus solid dan tidak boleh setengah-setengah mendukung Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Menurut Hasto, Presiden Jokowi seharusnya melakukan evaluasi terhadap partai yang membelot dari sikap partai pendukung pemerintah lainnya.
"Ketika partai menyatakan mendukung tapi di tingkat implementasi justru bersifat setengah setengah Presiden punya kewenangan untuk melakukan evaluasi, tetapi PDIP bukan dalam posisi untuk mendorong-dorong," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta
Oleh karena itu, Hasto menegaskan partai yang menyatakan berbeda sikap dengan sikap partai pemerintahan lebih baik keluar dari koalisi.
Sekjen PAN Eddy Soeparno mencoba mentralisir keadaan. Dia mengaku sudah dikontak langsung oleh Sekjen PDIP Hasto. Menurut dia, Hasto tidak bermaksud meminta PAN untuk keluar dari partai koalisi pemerintah.
"Enggak begitu, enggak begitu, tidak ada perkataan bahwa kalau beda pendapat keluar, saya sudah bicara, pokoknya apa yang disampaikan oleh mas Hasto tidak tersampaikan, tidak seperti itu, sudah diklarifikasi ke kami," kata Eddy saat dihubungi wartawan
"Kita sudah komunikasi dan sudah clear, di antara PAN dengan mas Hasto ini, tidak ada apa-apa," kata Eddy.
Eddy menjelaskan, partainya tak bisa dibilang beda sikap dengan partai pemerintah dalam revisi UU Pemilu yang kini tengah dibahas di DPR. Partai pemerintah ingin presidential threshold senilai 20 persen, tapi PAN malah ingin dihapuskan.
"Mengenai UU Pemilu kan kita sudah bersikap, bahwa untuk beberapa hal kita pada prinsipnya kita koperatif. Tapi ada beberapa hal penting, kita minta diperhatikan. Intinya, bagi kami kalau dipermasalahkan PT 20 persen pada prinsipnya PAN terbuka untuk melakukan pembicaraan, jadi bukan kita beda pendapat dengan partai koalisi, tidak," kata Eddy saat dihubungi wartawan
Kemudian, terkait dengan Pilkada DKI Jakarta, Eddy menegaskan, wajar saja jika PAN berbeda dengan pemerintah. Sebab, pemerintah kan harusnya netral, tidak ikut campur dalam hal Pilkada.
"Kalau Pilkada DKI kita beda dengan pemerintah, di Pilkada kan pemerintah memang tidak boleh memihak, kalau berbeda dengan partai pendukung pemerintah, mungkin tapi tidak dengan pemerintah," kata Eddy.
Sementara soal Perppu pembubaran Ormas, Eddy menekankan, sebagai partai pemerintah, sudah semestinya menjaga wibawa Presiden Joko Widodo. Menurut dia, Perppu memang harusnya dikeluarkan dalam kondisi darurat. Bahkan saat ditanya PAN tidak dimintai pertimbangan soal Perppu, Eddy mengaku baru pulang dari luar negeri.
"Saya terus terang hampir tiga minggu setelah Lebaran, keluar negeri berlibur dengan keluarga, jadi tidak update. Tetapi intinya, kembali lagi PAN meski partai pendukung, tapi kalau ada kurang akurat, kurang pas, kita harus menyatakan, karena tujuan kita sebagai partai pemerintah ingin jaga posisi pemerintah, jaga wibawa presiden," tutup Eddy.
Sumber : merdeka.com
- Via http://www.funesia.net/2017/07/partai-pendukung-jokowi-gerah-dengan.html - On July 15, 2017 at 04:57AM
JIKA ANDA MENGGUNAKAN XL, ATAU AXIS BESAR KEMUNGKINAN HALAMAN INI TIDAK BISA DIAKSES, TERNYATA KETIKA ADA YANG KOMPLAIN KE XL, MEREKA LANGSNG MASUKAN ALAMAT KE DNS SERVER MEREKA BIAR DI BLOK.
JARINGAN 4G XL BERMASALAHJARINGAN 4G XL TERNYATA MAHAL
JARINGAN 4G XL LEMOT
JARINGAN 4G XL TIDAK BISA DIGUNAKAN
SOLUSI 4G XL LAMBAT TIDAK ADA
CUSTOMER CARE XL BOHONGI PELANGGAN
4G XL TUMBANG
LAYANAN 4G XL TIDAK SESUAI
4G XL PRIORITAS KUALITAS BURUK
KUALITAS LAYANAN 4G XL BURUK
XL TIPU PELANGGAN DENGAN 4G
4G XL TIDAK BISA DIPAKAI
KUOTA 4G XL UTUH TIDAK BISA DIPAKAI
JARINGAN XL TUMBANG, MANAGEMENT BILANG NO PROBLEM
MANAGEMENT XL BOHONGI PUBLIK BILANG XL TIDAK MASALAH
4G XL GAGAL TOTAL
12 JANUARI JARINGAN XL MATI TOTAL
4G XL TUMBANG, APA REAKSI NETIZEN
PELANGGAN XL 4G KOMPLAIN TIDAK DIBALAS
JAWABAN RANGERS XL MENGECEWAKAN
4G XL MAHAL DAN TIDAK BERGUNA
KUOTA 4G XL MENIPU
4G XL BANYAK PROBLEM
DATA 4G XL LAMBAT SEKALI
4G XL SETTING APN INTERNET
INTERNET 4G XL GAGAL TOTAL
PAKAI 4G XL TERNYATA LAMBAT
LAMBAT SEKALI JARINGAN 4G XL
4G LTE XL TERBUKTI BOHONGI PELANGGAN
4G XL TERNYATA LEBIH LAMBAT DARI 3G
4G XL TIDAK BISA DIAKSES
AKSES INTERNET MATI PAKAI 4G XL
CABUT BATERAI DAN BUANG KARTU XL 4G ANDA
CUSTOMER SERVICE XL TIDAK BERGUNA
CARA MEMPERCEPAT INTERNET 4G XL
4G LTE XL TERBUKTI LEBIH MAHAL
XL PRIORITAS MAHAL TAPI LAMBAT
JARINGAN PRIORITAS XL TERNYATA SAMA SAJA
PELANGGAN XL PRIORITAS RAMAI RAMAI CABUT LAYANAN
KUALITAS XL PRIORITAS TERNYATA MERAGUKAN
JARINGAN XL PRIORITAS SAMA SAJA
HARGA XL PRIORITAS MAHAL DAN TIDAK BERKUALITAS.
TANGGAPI KELUHAN PELANNGAN XL PRIORITAS MALAH TUMBANG
JARINGAN XL TUMBANG PIHAK XL TIDAK KLARIFIKASI
LAYANAN INTERNET XL SANGAT BERMASALAH 2017
2017 AWAL KEHANCURAN XL
JARINGAN XL SANGAT PADAT, TIDAK BISA DIGUNAKAN
MENGAPA GANTI KARTU DARI XL
TIDAK LAGI MENGGUNAKAN XL, JARINGAN LANGSUNG LANCAR
AKSES DATA XL TIDAK LAYAK PAKAI
XL TETAP TIPU PELANGGAN
PELANGGAN XL KABUR TOTAL
TIDAK PERNAH HARGAI PELANGGAN XL NAIKAN TARIF
TARIF INTERNET XL MAHAL, TAPI TIDAK BISA DIPAKAI
COMBO XTRA XL TERNYATA MENIPU
JARINGAN COMBO XTRA XL TIDAK BISA DIGUNAKAN
JARINGAN XTRA XL TUMBANG, AKSES INTERNET DITOLAK
AKSES INTERNET 4G XL DITOLAK
INTERNET XL MATI TOTAL
PENJELASAN MENGAPA INTERNET XL LAMBAT SEKALI
AKSES 4G XL LAMBAT, TIDAK ADA SOLUSINYA TERNYATA
2017 AKSES INTERNT XL TUMBANG NASIONAL
KABEL BAWAH LAUT XL TUMBANG,
XL PUTUS KABEL BAWAH LAUT UNTUK HEMAT DATA
NAIKAN JUMLAH PENGGUNA, XL GAGAL PENUHI JANJI
JANJI KECEPATAN INTERNET XL BOHONG SEMATA
TERBUKTI PIHAK XL BOHONGI PUBLIK LEWAT JARINGAN XTRA
JARINGAN XTRA TERNYATA TIDAK NYATA
XTRA XL 4G LTE TERNYATA LAMBAT SEKALI
LAMBAT DAN PARAH, JARINGAN XL 4G XTRA GAGAL DIGUNAKAN
DIGUNAKAN SEKALI, JARINGAN XL 4G XTRA LANGSUNG MATI
SEJAK MENGGUNAKAN COMBO XTRA, INTERNET LAMBAT
INTERNET LAMBAT XL SALAHKAN PENGGUNA
INFRASTRUKTUR XL GAGAL LAYANI PENGGUNA
XL TIDAK BECUS URUS PEGAWAINYA
RANGERS XL TIDAK BISA PENUHI KELUHAN PELANGGAN
4G MACET TOTAL, APA KATA XL AXIATA,
BUAT PAKET COMBO XTRA,JARINGAN XL MALAH LAMBAT
LAMBATNYA JARINGAN XL DAN SEBABNYA
SEBAB INTERNET XL ANDA LAMBAT.
XL LAMBAT DISELURUH INDONESIA
CARA KELUAR DARI PROGRAM PRIORITAS XL
XPLOR FORUM PENUH KOMPLAIN, RANGERS GAGAL JAWAB
RANGERS XL GAGAL JAWAB KELUHAN PELANGGAN
NAH INI DIA
MOHON DIPERBAIKI, BIAR SAYA DIAM DAN TETAP MENEMPEL MENGGUNAKAN XL, TIDAK TERHITUNG LAGI BERAPA BANYAK KARTU SUDAH SAYA PAKAI, DAN ITU TERNYATA TETAP SAJA NIKMAT,
SALAM SUPER - TERUTAMA BUAT SANG CEO - MAU KABELMU PUTUS SEMUA, KAMI TIDAK MAU URUS, TETAP KONEK.

0 Response to "PAKET INTERNET XL MERUGIKAN Karena Ini Partai Pendukung Jokowi Gerah Dengan Ulah PAN XL PRIO MENGECEWAKAN"
Post a Comment